Showing posts with label Database. Show all posts

Java Database Connectivity (JDBC)

Java API memungkinkan program java untuk mengeksekuisi pernyataan SQL. Hal ini memungkinkan program java untuk berinteraksi dengan database SQL. JDBC memungkinkan untuk menulis aplikasi database tunggal yang dapat berjalan pada platform yang berbeda dan berinteraksi dengan DBMS yang berbeda.
JDBC mirip dengan ODBC, tetapi dirancang khusus untuk program java sedangkan ODBC adalah bahasa-independen. JDBC bekerja dengan java pada berbagai platform seperti windows, mac OS, dan berbagai versi Unix.
Driver JDBC mengimplementasikan interface yang didefinisikan dalam JDBC API untuk berinteraksi dengan database server. Tipe-tipe driver JDBC  :
a.       JDBC-ODBC Bridge driver
JDBC digunakan untuk mengakses driver ODBC yang diinstal pada mesin client. ODBC membutuhkan konfigurasi system Data Source Name (DSN) sebagai database target.


b.      JDBC-Native API
Biasanya disediakan oleh vendor database dan digunakan dalam cara yang sama seperti JDBC-ODBC, driver khusus vendor harus diinstal pada setiap mesin klien.

c.       JDBC-Net Pure Java
Three-tier digunakan untuk mengakses databse. Klien JDBC menggunakan soket jaringan standar untuk berkomunikasi dengan server aplikasi middleware. Paket data diterjemahkan oleh server aplikasi middleware ke format panggilan diperlukan oleh DBMS dan diteruskan ke server database.

d.      100% Pure Java
Driver java murni berkomunikasi langsung dengan database vendor melalui koneksi paket data. Ini menjadi pendorong kinerja tertinggi yang tersedia untuk database dan biasanya disediakan oleh vendor itu sendiri.

Karena JDBC merupakan API Java, JDBC menawarkan interface pure java untuk bekerja dengan SQL. JDBC diperlukan untuk menyediakan solusi pure java untuk pengembangan aplikasi. Dan memungkinkan untuk membuat sambungan dengan sumber data, mengirimkan pertanyaan dan pertanyaan update, dan memproses hasilnya.

sumber :
http://www.webopedia.com/TERM/J/JDBC.html

http://www.datadirect.com/resources/resource-library/jdbc-developer-center/jdbc-faqs/why-do-we-need jdbc
http://www.datadirect.com/resources/resource-library/jdbc-developer-center/jdbc-faqs/how-does-jdbc-work
http://www.tutorialspoint.com/jdbc/

Irzavika
Wednesday, November 6, 2013
Posted by Unknown

Convert Latitude dan Longnitude ke Geometry di PostreSQL

Bingung mau convert titik koordinat pada peta (latitude dan longnitude) ke Geometry di PostreSQL?

Berikut ada sedikit bantuan bagaimana mengkonvertnya ke geometry dengan bantuan php, yaitu dengan insert data secara manual. Setelah mendapatkan titik koordinat dari alat bantu (GPS), konvert data tersebut. berikut adalah contoh scriptnya :

<html>
<?php
$konek="host=localhost user=postgres dbname=budaya password=1234 port=5432";
$connection=pg_connect($konek);

$sql="INSERT INTO tarian(id, nama, alamat, geom) Values(10,'Sanggar Tari Cahayo Bundo','Sawahan',ST_GeomFromText('POINT(-0.94492 100.37032)')";

$hasil=pg_exec($sql);

if($hasil)
{
  echo"<center><font size=5>Insert Data Berhasil</font></center>";
}
else
     {
        echo"<center><h2>Insert Data Tidak Berhasil</center>";
     }
pg_close($connection);
?>
</html>


Hasil akhir pada postgresql adalah seperti berikut :



@rahmatikaps


Tuesday, October 15, 2013
Posted by Unknown

Membuat ID (Gabungan Karakter & Angka) Auto Increment dengan PHP

Haloooo, bertemu lagi dengan nisa... :D
Untuk sementara, tutorial FPDFnya "pause" dulu. dilain kesempatan akan dilanjutkan Part 5 nya :P

Ok, kali ini nisa akan membahas something new (biasanya fpdf melulu). Bagaimana caranya sih, membuat ID (ex: id peminjaman inventaris) otomatis tergenerate dan otomatis bertambah 1 saat insert new data, sementara ID tersebut terdiri dari gabungan karakter dan angka? Kalau ID-nya hanya berupa angka, kita bisa membuat auto increment-nya di database langsung. Tapi bagaimana dengan kasus tadi?

Penasaran? Ingin tahu? Follow me :P

Contoh yang nisa gunakan menggunakan tabel "pnjm_inv_hdr" dengan database "webapps". Format ID yang akan dibuat -> PI0001, dst.

<?php    
         // membuat koneksi ke database
         $conn = mysql_connect('localhost','root','');
         if (!$conn) {      die('Could not connect: ' . mysql_error());        }

          // select database
          mysql_select_db('webapps', $conn);

          // mengambil no pinjam inventaris terakhir (maksimum)
  $sql="select MAX(no_pinjam_inv) from pnjm_inv_hdr";
  $hasil=mysql_query($sql);
  $data=mysql_fetch_array($hasil);
       
         // data no pinjam inventaris terakhir disimpan ke variabel baru $MaxID
         $MaxID = $data[0];
            
         // intinya di sini, memisahkan karakter dengan angka menggunakan fungsi substr
         // liat manualnya di http://php.net/manual/en/function.substr.php
        /* string di $MaxID akan dipisah menjadi "PI" dan "0001", angka 0 pertama dimulai dari index ke-2                 dengan panjang 4 (sampai angka 1). 0001 dimasukkan ke variabel $no_pinjam */
$no_pinjam = (int) substr($MaxID,2,4);

         // lalu ditambah 1
  $no_pinjam++;

         // angka yang telah ditambah digabung kembali dengan "PI"
  $NewID = "PI".sprintf("%04s",$no_urut);
      
// cetak ID baru
echo "$NewID";
 ?>

mau liat contohnya?


Sekian dulu, untuk tutorial kali ini. Sampai jumpa di tulisan-tulisan berikutnya :D


By : Annisa Permatasari
Thursday, October 3, 2013
Posted by Unknown

- Copyright © 2013 Laboratorium Pemrograman dan Basis Data -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -