Posted by : Labor Pemrograman dan basisdata SI UNAND Wednesday, August 28, 2013




Awalnya saya mengenal firebug ketika semester 5, saat itu saya sedang belajar pemrograman web namun ketika itu terjadi error ketika membuat program web, lantas saya kebingungan untuk mencari letak kesalahan errornya. Untungnya dosen saya ketika itu menyarankan untuk menggunakan add-ons yang bernama firebug untuk mendebug program php agar kesalahan tersebut dapat dilihat.
Debugging adalah salah satu proses yang sangat penting dalam mengembangkan sebuah aplikasi, baik desktop maupun web. Karena sebelum dirilis untuk publik, sebuah aplikasi harus -minimal sedikit mungkin- terbebas dari bug. Seperti kita ketahui, jQuery adalah library javascript. Celakanya javascript tidak menampilkan error jika terdapat bugs. Karena tidak ada cara yang lebihbaik untuk memahami bahasa pemrograman selain dari tangan kotor kita sendiri, kita membutuhkan lingkungan pengujian untuk mencoba beberapa latihan pendahuluan dengan jQuery. Untungnya, pengaturan lingkungan pengujian adalah dua langkah sederhana: install browserdan menginstal Firebugs.
Firebug adalah adds-on untuk browser yang sangat powerful digunakan oleh developer untuk proses debugging, firebug ini dapat digunakan di firefox maupun google chrome. Cara instalasinya pun cukup mudah yaitu dengan cara :
1. Firefox
Menu tools – add ons – cari firebug – install

2. Browser Google chrome
Menu tools – extensions – cari firebug – install



Penampakan firebug di firefox


{ 1 comments... read them below or add one }

- Copyright © 2013 Laboratorium Pemrograman dan Basis Data -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -