Posted by : Unknown Thursday, March 13, 2014

NoSQL atau yang merupakan singkatan dari "Not Only SQL" (bukan berarti tanpa SQL)  merupakan perkembangan terbaru dalam sistem manajemen database yang sebelumnya lebih banyak menggunakan Relational Database Management System (RDBMS). Database NoSQL adalah sebuah mekanisme penyimpanan dan pemanggilan data yang pemodelannya selain dari tabel seperti yang digunakan pada database relasional (RDBMS). Perusahaan seperti Facebook, Twitter, Digg, Amazon, LinkedIn dan Google saat ini semuanya menggunakan NoSQL. Kelebihan NoSQL dari RDBMS adalah pada saat melakukan pencarian NoSQL lebih cepat dalam meng-handle pencarian pada data yang jumlah atau skalanya sangat besar. Bayangkan situs seperti Facebook yang memiliki pengguna 500.000.000 atau Twitter yang mengakumulasi Terabit data setiap harinya.
 
Sejarahnya, NoSQL pada tahun 1998 digunakan sebagai istilah oleh Carlo Strozzi pada database opensource relasionalnya yang tidak mengekspos standar antarmuka SQL. Pada tahun 2009, Eric Evans memperkenalkan kembali NoSQL, nama tersebut dipakai sebagai label atas meningkatnya jumlah pertumbuhan dari penyimpanan data non relasional dan terdistribusi yang sering tidak memnuhi syarat-syarat dari sistem database relasional yaitu Atomicity, Consistency, Isolation dan Durability.

Sudah banyak pendekatan untuk mengklasifikasikan database NoSQL yang masing-masingnya berbeda kategori dan subkategori. Akan tetapi, kasifikasi dasar yang disepakati adalah yang berdasarkan model data. Beberapa bentuk dasar yaitu:
  1. Column Family Stores, dibuat untuk menyimpan dan memproses data dengan jumlah yang sangat besar yang terdistribusi di berbagai mesin. Masih ada banyak key tapi key tersebut menunjuk pada kolom yang multipel. Sebagai contoh pada BigTable (Google's Column Family NoSQL model), baris diidentifikasi oleh sebuah key baris dengan data disortir dan disimpan oleh key ini. Kolom-kolom di atur oleh column family. Contohnya: HBase, Accumulo, Cassandra
  2. Document Database, terinspirasi oleh Lotus Notes dan mirip dengan Key-Value stores. Model ini pada dasarnya berversi dokumen-dokumen yang merupakan koleksi-koleksi dari key-value collection lainnya. Contohnya: MarkLogic, MongoDB, Couchbase
  3. Key-value Stores, secara primer berbasis dari Amazon's Dynamo Paper yang ditulis pada 2007. Ide utamanya ada eksistensi dari campuran tabel yang memiliki key unik dan sebuah pointer ke satu item data tertentu. Pemetaan ini biasanya disertai dengan mekanisme cache untuk memaksimalkan performance. Contohnya: Dynamo, Riak, Redis, MemcacheDB, Project Voldemort
  4. Graph Database, dibangun dengan node-node, relasi-relasi antara node dan properti dari node. Dibandingkan tabel dengan baris dan kolom dan struktur kaku dari SQL, sebuah model grafik yang fleksibel digunakan dimana dapat diskalakan di berbagai mesin. Contohnya: Neo4J, OrientDB, Allegro, Virtuoso.


Sumber: 
http://en.wikipedia.org/wiki/NoSQL
http://newtech.about.com/od/databasemanagement/a/Nosql.htm

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Laboratorium Pemrograman dan Basis Data -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -