Posted by : R - Ridho Monday, November 25, 2013

Mercurial merupakan suatu Tools untuk memanajemen source code aplikasi. Jika aplikasi yang kita bangun dalam suatu proyek membutuhkan update versions di source code tertentu, maka Mercurial ini sangat membantu, apalagi proyek aplikasi yang dibangun dilakukan oleh tim.

Saat menggunakan Mercurial dibutuhkan suatu Repository untuk menampung source code backup dari file aplikasi yang kita buat. prosesnya begini :


misalkan ada tiga orang dalam satu tim, bernama joel, rose dan bob. Tiga orang ini akan membangun aplikasi, setiap file kodingan akan diletakkan di central Repository, jika salah seorang ingin mengubah script kodingannya aplikasi, maka file tersebut harus di ambil dari central repository, jika telah selesai diubah maka commit kan file tersebut untuk disimpan di central repository. namun ada kejadian dimana ada dua orang atau lebih yang sama-sama mengupdate source code aplikasi tersebut.



pada gambar diatas ini, si joel dan rose sama-sama mengupdate file di central repository bernama 1: change crunch to smoosh version 1. file version 1 tersebut telah di ambil oleh Rose dan Joel untuk diupdate. Namun rose lebih dahulu mengirim file update versions 1 ke central repository dan tersimpan dengan nama 2: spicier kind of chile versions 2. Saat Joel mengirim file updetan version 1 nya ke central repository, Si Joel tak akan bisa, karena file version 1 sudah di update menjadi versions 2 oleh si Rose. Jika si Joel ingin mengupdate, ia harus mengambil file versions 2 dulu, update lagi, baru dapat dikirim dengan nama file versions 3.

sekian penjelasan dari postingan kali ini, jika tertarik anda dapat mendownload Mercurial di Websitenya.






Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Laboratorium Pemrograman dan Basis Data -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -